Pengikut

Rabu, 30 Oktober 2019

Kisah Teman Lama 4

Bara POV

Saya Bara, seorang gentleman yang memiliki potensi lebih berguna daripada laki-laki lain. Jago tidur, master game, jago bercanda dan paling sering orang bilang saya raja adu fisik. Yeah perlu diakui bahwa saya terlahir dengan kehebatan luar biasa, walau saya lahir dari perut ibu yang sama sekali tidak pantas dipanggil ibu.

Wanita yang seharusnya saya panggil ibu itu, she is a whore. Dia pergi malam lalu pulang pagi. Orang tidur malam dia tidur siang. Tapi tenang.. saya anak suci. Saya ada di dunia ini setelah anniversary pernikahan papa dan wanita itu.

Papa orang yang keras, disiplin dan tertib. Dia seorang pemimpin yang disegani bawahannya. Waktu saya sekolah dasar, dia selalu mengingatkan bahwa anak laki-laki itu wajib menjadi panutan setiap orang. Wajib melindungi tapi tetap tegas. Maka dari nasihatnya-lah saya selalu dapat peringkat satu di kelas. Menjadi juara umum atau juara olimpiade yang diselenggarakan oleh menteri pendidikan. Bahkan saya selalu disanjung-sanjung oleh banyak orang terutama teman papa yang sesama tentara.

Senang dan bangga sudah menyatu dalam diri saya sejak masih kecil. Namun suatu kejadian tak terduga membuat saya down dan tidak naik kelas selama dua tahun. Papa saya meninggal karena tusukan pisau seorang begal ketika dia berusaha menyelamatkan motor milik pengguna jalan dari perampokan tersebut. Dia sempat dibawa ke rumah sakit, tapi naas nyawanya tidak bisa tertolong.

Saat itu juga jiwa saya terasa ikut lenyap. Saya kehilangan satu-satunya penyemangat sekaligus panutan bagi kehidupan. Rasanya hari berganti hari semakin hampa. Meski banyak teman-teman papa yang selalu berkunjung memberikan semangat and.. gave me some a buck. Tapi bukan itu yang saya perlukan. Saya butuh perhatian dan motivasi untuk bangkit. Saya juga butuh dukungan dari wanita yang harusnya memeluk sayang anaknya ketika dalam keadaan terpuruk.

Unfortunately.. hanya senyuman miring juga bentakan nyaring yang saya dapatkan. Malah sering kali saya melihat wanita itu membawa lelaki yang berbeda-beda setiap harinya.

"Sial! Ini si Alicia masih tahan banget sama kerjaan kita, Ra."

5 komentar:

  1. Ternyata kisah pilu, turut berduka. Tapi ga seharusnya masalah membuat orang jadi berbuat jahat

    BalasHapus
  2. Broken home ya Bara.Karena ditinggal papa tersayang dan mamanya nggak jelas tuh. Hiks

    BalasHapus
  3. Anak begini perlu dirangkul tuh..

    BalasHapus
  4. Jdi hub sma Alicia cma gegara dendam yang sebulan lalu itu? Hmm

    BalasHapus

Ulasan Cerpen Cerita Remaja

ULASAN CERPEN Titik Buta karya Mgal Orientasi Cerpen yang berjudul Titik Buta ini adalah sebuah karya dari MGal dan berhasil tembus...