Pengikut

Rabu, 30 Oktober 2019

Kisah Teman Lama 3

"Bagaimana? Kamu takut Alicia?"

Tiga orang lelaki bersidekap dada angkuh. Wajah mereka nampak tidak terlalu asing dalam ingatan. Saat ditanya kenapa mereka bisa tahu namaku, mereka hanya tersenyum tanpa ingin menjawab.

"Alicia Margaretha."

Sontak kepalaku menengadah, menatap seorang lelaki tinggi berkulit agak hitam yang berjalan menuruni tangga dengan mata yang tak lepas dari manikku.

"Masih mengenali siapa saya?"

Iya.. sangat mengenali sekali. "Apa masalahmu, Bara?"

Bara, he's my enemy. My rival exactly in the rank since the first grade. Dia teman sekelas waktu SD dan SMP, namun sejak SMA dia memilih jurusan sosial hingga aku baru menemuinya lagi hari ini.

"Masih ingat kejadian tempo kamu beraninya menyiram kawanku dengan minuman kotormu?"

Minuman kotor?

Oh.. kejadian di lapang basket itu. Lalu apa urusannya dengan Bara?

"Oh aku tahu.. jadi kamu? Kamu yang sembunyiin kertas jawaban tadi. Kamu yang jahilin aku bolak balik ke ruang guru. Kamu yang dulu hilangin sepatu dan kamu juga yang simpan baju olahraga ke dalam tong sampah. Iya Bara?"

Dia mengangguk mantap. Dugaanku ternyata benar. Jadi kejadian aneh selama ini adalah bentuk balas dendam dari peristiwa sebulan lalu antara aku, Beni dan kawan Bara yang kini berhadapan langsung denganku.

"Aku pun akan tetap ingat ketika dengan sengaja kawanmu itu menghinaku bersama temanku."

"That's nice, sweety." Bara memiringkan bibirnya. Berjalan semakin dekat dan menjawil daguku tanpa izin seraya membisikan. "Masih ada kejutan lain yang perlu kamu ingat dan tunggu waktu mainnya."

5 komentar:

Ulasan Cerpen Cerita Remaja

ULASAN CERPEN Titik Buta karya Mgal Orientasi Cerpen yang berjudul Titik Buta ini adalah sebuah karya dari MGal dan berhasil tembus...