Pengikut

Senin, 30 September 2019

Enyahlah Kau Sesal

Deras air yang berlinang
Memeras jua luka yang menganga
Mengucurkan beribu turunan duka sengsara yang tiada akhirnya

Mengapa jarak begitu panjang?
Datang membentang menyela harap di tengah deruan
Tidak kah kau pulang
Kibarkan rasa temu yang makin menggebu

Aku rindu
Menyesal pula kecewa pada udara yang menghampa
Melepas kau hilang ditelan hujaman lara yang mungkin tak akan kembali tertata

Jangan..
Kumohon jangan kau biarkan ayunan sendu semakin melagu
Merotasi dalam relung waktu yang kian menabu
Bersisa pilu menyesakan kalbu

Aku siap menanggung derita
Tapi aku tak bersedia jika kau menyiksa
Torehkan renjana dahaga tiada tara
Menyayat asmara yang merona
Timbulkan serpihan memori ngeri yang berujung petaka



Semesta, 30 September 2019

Mengenang peristiwa G 30 S PKI
Semoga kau pahlawan tetap bahagia dalam syurga di sana. Aamiiiin

16 komentar:

  1. terombang-ambing kata demi kata yang dikiranya tentang cinta. namun kemudian terkaget terheran-heran, ternyata mengenang peristiwa 30 september g30spki.

    BalasHapus
  2. Ini sama dengan ultah komilunitasku🙈

    BalasHapus
  3. apakah gerangan komilunitas itu? Aku engga ngerti hehe

    BalasHapus
  4. Wooh, kukira tentang kekasih. Tenyata G30Pki, mantaap

    BalasHapus
  5. Alfatihah utk para pahlawan...

    BalasHapus
  6. Juara nih...benang merah kata untuk pahlawan bangsa..How sweet you are, dear?😍

    BalasHapus
    Balasan
    1. aduh aku tersipu😊 but I think you're more sweet than me

      Hapus
  7. Masa jadi membayangkan kekasih om pierre tendean yang kehilangan :)

    BalasHapus
  8. Renjana. Diksi yang berkesan kuat. Hehehe..

    BalasHapus

Ulasan Cerpen Cerita Remaja

ULASAN CERPEN Titik Buta karya Mgal Orientasi Cerpen yang berjudul Titik Buta ini adalah sebuah karya dari MGal dan berhasil tembus...