Pengikut

Rabu, 11 September 2019

Karya Tuhan yang Kedua

Aku penggila metafora jika kau ingin tahu. Aku juga penikmat senja kala kau tidak kujumpa. Dan.. aku pengagum rahasia yang tak pernah kau anggap ada. Tapi meski begitu, hatiku tetap saja berteriak heboh mengungkap kalimat suka yang tak ada habisnya. Berteriak kata-kata cinta yang semu. Berteriak memuja ciptaan Tuhan yang luar biasa mempesona tak terbandingkan.

Ya, mungkin itu agak berlebihan jika diperalat sebagai bentuk perincian, karena nyatanya tidak ada satupun makhluk yang sempurna. Berbeda dengan perspektif itu bagi diriku. Seulas kalimat itu dapat dipercaya bila dianggap sebagai perumpamaan.

Misal, tak ada yang mampu menyamai indahnya kamu di hatiku. Tak ada yang bisa berikan euforia selain senyum manis milikmu. Tak ada juga yang dapat menyaingi betapa bermaknanya dirimu akan hidupku.

Apalagi jika kamu mutlak menjadi milikku untuk selamanya, aku pasti akan sangat bahagia. Sayangnya aku bakal dimaki, dicaci dan dibilang wanita tidak tahu diri, karena terlalu egois untuk seorang pecinta yang tidak tahu apa-apa. Lebih-lebih mendesak Tuhan agar kamu mau menganggapku, itu amat tidak sopan jika malaikat tahu.

Tapi di sini aku cuma mengungkap isi hati yang tak pernah absen memanggil namamu setiap waktu. Tak apa jikalau kamu tak mau tahu, karena nyatanya aku dan kamu sama sekali tak pernah saling bicara sepatah kata apalagi sepotong kalimat. Rasanya mulutku bisu dan kaku saat berdekatan denganmu. Yah tentu saja, toh kita memang tidak saling mengenal. Lebih tepatnya aku mengenalimu dan kamu tidak peduli sama sekali.

11 komentar:

  1. Cinta dalam hati...

    Bagus, aku suka .. 😍

    BalasHapus
  2. Bagus, Kak!

    Aku penggila kopi dan cokelat.


    Yant mau nambahin mengenai proklitik :
    Kau anggap --> kauanggap


    🌻🌻🌻

    BalasHapus
  3. berdoalah pada Sang Pemilik Hatinya

    BalasHapus
  4. langsung ingat cinta dalam hati dari band ungu yang terkenal pada jamannya. coba denger deh biar sedihnya tambah njleb sekalian nangis.

    BalasHapus
  5. Penggila metafora, imajinasi yang senantiasa hidup

    BalasHapus
  6. Jika memang cinta sejati, pasti akan kembali. Jika tidak, berarti semesta sedang mempersiapkan seseorang yang lebih spesial. Ehe.

    BalasHapus
  7. Kok ikut dagdigdug ya bacanya..gemes

    BalasHapus
  8. Salam fiksi.
    Dari pengagum gulali
    😎😅

    BalasHapus

Ulasan Cerpen Cerita Remaja

ULASAN CERPEN Titik Buta karya Mgal Orientasi Cerpen yang berjudul Titik Buta ini adalah sebuah karya dari MGal dan berhasil tembus...