Pengikut

Minggu, 29 September 2019

Mengurangi Rasa Sedih


Don't cry, don't be sad!!!

Jangan sampai berlarut-larut dalam kesedihan!!!

Tidak bagus jika kita terus berlarut dalam kesedihan. Sedih itu bukan suatu perkara yang mesti dipendam kelamaan, harusnya diimbangi dengan kebahagiaan. Namun demikian bukan berarti kita tidak boleh bersedih. Kita wajib berduka, karena semua makhluk memiliki jiwa perasa. Kita tidak dapat menyangkal hal itu. Baik itu sedih karena terkena musibah, becana atau bahkan ditinggal orang yang disayang terutama pacar... yang diambil orang😒

Kita diperbolehkan untuk bersedih sebagai bentuk rasa cinta yang teramat dalam pada suatu hal, namun kembali lagi ke asal bahwa kesedihan tak patut dilarutkan kelamaan. Takutnya nanti bakal terjadi reaksi kimia yang katalis.

Kesedihan senantiasa melekat pada hati orang-orang yang bertakwa. Penting bagi kita untuk mewaspadai kadar kesedihan yang berlebihan, karena kesedihan hanya terjadi karena sesuatu yang hilang, sedangkan kita perlu mengetahui cara memperbaikinya.

Nabi Muhammad SAW bersabda, “Sisa umur seorang mukmin tiada ternilai harganya. (karena) pada kesempatan itu sesuatu hilang dapat diperbaiki.”

Jika yang membuat hati sedih tidak mungkin diperbaiki, maka tak ada gunanya bersedih. Dan apabila sedih karena agama, maka harus diimbangi dengan besar harapan akan mendapat rahmat dan karunia Allah agar kondisinya tetap stabil.

Kalau kesedihan itu karena kehilangan dunia, maka hal itu jelas-jelas kerugian yang harus dihindari oleh orang yang berakal.

Pengobatan yang paling manjur adalah kesadaran bahwa kesedihan tidak dapat mengembalikan dunia yang hilang. Kesedihan justru hanya akan melipatgandakan musibah, padahal musibah seharusnya diringankan dan dihindari.

Ibnu Umar pernah berkata, “Apabila Allah mengambil sesuatu, maka lupakanlah. Maka kelak akan ada gantinya yang menghibur.”

Lalu bagaimana jika yang menghibur itu tidak ada? Maka berusahalah dengan sungguh-sungguh untuk memalingkan hati dari yang hilang. Hendaklah dia sadar bahwa yang mengajak kepada kesedihan adalah hawa nafsu, bukan akal. Karena akal hanya akan membawa sesuatu yang bermanfaat.




Saya mengambil hadist dari beberapa sumber di internet.

5 komentar:

  1. "dont cry dont be sad" aku yang baca langsung atu lanjut nyanyi "kamu cantik apa adanya sadari sukuri lalala" mengenang girl band Indonesia berumur pendek huhuhu.

    BalasHapus
  2. Wah jangan jangan kakak mantan fansnya girl band itu hmπŸ˜‚

    BalasHapus
  3. Aku salfok sama komennya kak Dwi πŸ˜…πŸ˜…

    BalasHapus

Ulasan Cerpen Cerita Remaja

ULASAN CERPEN Titik Buta karya Mgal Orientasi Cerpen yang berjudul Titik Buta ini adalah sebuah karya dari MGal dan berhasil tembus...