Pengikut

Minggu, 15 September 2019

Dunia Butuh Bernapas Lega

Hari ini tanahku basah
Meronta melawan resah
Meringis menahan perih
Bungkuk menua teramat letih

Sendu menyentuh kalbu
Duniaku di titik buntu
Bolehkah daku mengeluh?
Jatuh bersimpuh tanda tak mampu

Ketika plastik jadi sampah
Cairan jadi limbah
Berserak tiada muara
Berebut tampakan petaka

Dunia yang tunjukan diorama
Kini pergi tanpa permisi
Sisakan bencana penuh trauma
Mengubah indah jadi gelisah

Desa-desa mempesona
Telah gersang berbalut dahaga
Kota-kota luar biasa
Sudah kaku sebab kendara
Macet tak terkira ada di mana-mana

Lantas, siapa yang bertanggung jawab?
Duniaku butuh bernapas lega
Duniaku perlu karbon dioksida
Agar daku bisa berkarya bersama dunia yang tertata

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ulasan Cerpen Cerita Remaja

ULASAN CERPEN Titik Buta karya Mgal Orientasi Cerpen yang berjudul Titik Buta ini adalah sebuah karya dari MGal dan berhasil tembus...