Segenggam Harap yang Tertanam Dendam
Dalam murung di ujung senja, langitku tumpah
Halangi langkah demi langkah yang telah kususun susah
Tak peduli sang pemilik marah dengan wajah merona merah
Dia sentosa bentangkan kelabu tanda sedih akan terpecah belah
Meleleh porak porandakan kekebalan awan hitam
Hantamkan beberapa pasang air yang berkejaran membelah jalanan kelam
Upaya unjuk diri hingga tanahnya basah tanpa sepengetahuan
Tungkaiku bergerak kalahkan laju siput
Menarik magnet atensi dari orang-orang sekitar
Kubiarkan hunusan tajam melekat pada tepian trotoar
Singgahkan keingintahuan yang mendalam
Tiap lajuan air yang menghujam bangkitkan alufiru kekalutan
Menggenangi setiap celah aluran tajam
Mengirim berjuta anggapan pada orang-orang yang sibuk menghindar
Menyalahkan hujan sebagai jembatan menuju kesengsaraan
Apa masalah yang telah ditoreh hujan hingga kau membencinya dalam
Hujan berteman kenangan
Hujan bergandeng kedamaian
Meski mengaburkan pandangan dan riuhnya tak dapat dihindarkan
Genangannya selalu berhasil bangkitkan perasaan yang sudah lama terpendam
Mengusik pikiran dalam kekecewaan, kerinduan, penyesalan dan segala rasa bercampur tak keruan
Written by : ronajejak
Semesta, Thu, October 10, 2019
Rangkaian kata penuh makna untuk sebuah aksara berima sebagai unjuk pengungkapan rasa pada ronanya semesta. Welcome and Enjoy My Blog Story :)
Pengikut
Rabu, 09 Oktober 2019
Manfaat Minum Air Hangat
Mulai sekarang biasakanlah memperbanyak minum air hangat supaya tubuh jadi sehat!!
Tidak sengaja mendengar nasehat dokter saat konsultasi di klinik terdekat, aku jadi terinspirasi membuat tulisan mengenai kesehatan. Saat itu aku akan periksa gigi dan di sebelah tempat duduk ada bapak-bapak sedang ngobrol bersama seorang dokter. Tanpa bermaksud untuk menguping pembicaraan mereka, telingaku malah menangkap segelintir kalimat yang diucapkan oleh si dokter.
"Jangan lupa perbanyak minum air hangat ya pak! Biar ginjalnya tetap stabil."
Aku tidak tahu bapak itu punya penyakit atau gangguan seperti apa, yang jelas dari sana aku mendapat ilmu bahwa kebiasaan minum air hangat ternyata memiliki sejumlah manfaat yang luar biasa bagi tubuh. Selain nyaman di tenggorokan, minum air hangat bisa menjaga ginjal bahkan sampai membantu fungsi pernapasan loh.
Cause I wonder about warm water benefit, finally I'm doing something to research on social media mengenai kelebihan dan kekurangan minum air hangat. Dan faktanya sungguh mengejutkan!
"Dokter merekomendasikan untuk minum air hangat di pagi hari. Biasanya dengan perendaman lemon yang kaya polifenol atau dengan teh yang terbukti mengurangi aktivitas radikal bebas dalam tubuh." Stella Metsovas, ahli gizi klinis dan pakar kesehatan media di Food and Nutrition Sciences, dikutip dari Medical Daily.
Besides that, minum air hangat juga berfungsi untuk menurunkan berat badan - skinnyms.com
Air adalah sumber kehidupan. Semua makhluk hidup butuh air, mulai dari tanaman, hewan bahkan kita sebagai manusia bukan hanya makan atau masak yang membutuhkan air. Kita mandi juga memerlukan air.
Apa yang bakal terjadi kalau hidup tanpa air? Mungkin kita mati. Atau tidak akan ada kehidupan sama sekali di dunia ini.
Meski secara umum menyehatkan, minum air juga ada aturannya dan tidak boleh sembarangan. Jika kita minum terlalu banyak air, itu bisa membebani ginjal. Jika jumlah airnya sangat besar, ginjal memerlukan lebih banyak beban untuk disaring.
Inilah manfaat minum air hangat yang dapat ditangkap.
1. Sehat untuk ginjal
Setiap air hangat yang kita minum akan menjaga kestabilan fungsi ginjal. Berbeda lagi bila kita meminum air dingin, air dingin yang masuk tubuh akan direspon oleh ginjal untuk mengeluarkan energi sekitar 37% agar air dingin tersebut dapat diterima dan disaring oleh kapsula bowman. Nah, agar ginjal tidak terus menerus mengeluarkan energi dan merusak kegunaannya, maka alangkah baiknya jika kita sering mengonsumsi sesuatu yang selain menyehatkan, juga dapat tetap menjaga kestabilan fungsinya.
2. Memperlancar pencernaan
Idealnya, manusia harus minum air sebanyak delapan gelas per hari. Hal ini dipicu karena pengeluaran cairan dari tubuh sebanyak 1,5 liter perhari sehingga 2 liter air yang diminum setiap hari akan menggantikan cairan yang keluar. Hal itu juga dapat memperlancar proses pencernaan dan mengontrol pergerakan usus hingga mencegah terjadinya sembelit.
FYI : sebesar 60% bagian tubuh kita merupakan cairan.
3. Menurunkan berat badan
Baik air putih biasa atau air hangat semua memiliki fungsi sama untuk meringankan beban tubuh. Karena esensi utamanya, meminum air sesuai standar takaran itu akan memperlancar metabolisme tubuh. Bukan berarti jika ingin melakukan diet dalam sehari kita hanya meminum air saja. Setiap diet punya aturan mainnya, sehingga manfaatkanlah air untuk kesehatan tubuh kita.
Udah mirip sama pakar kesehatan enggak?😅
So, do it yourself.
Tidak sengaja mendengar nasehat dokter saat konsultasi di klinik terdekat, aku jadi terinspirasi membuat tulisan mengenai kesehatan. Saat itu aku akan periksa gigi dan di sebelah tempat duduk ada bapak-bapak sedang ngobrol bersama seorang dokter. Tanpa bermaksud untuk menguping pembicaraan mereka, telingaku malah menangkap segelintir kalimat yang diucapkan oleh si dokter.
"Jangan lupa perbanyak minum air hangat ya pak! Biar ginjalnya tetap stabil."
Aku tidak tahu bapak itu punya penyakit atau gangguan seperti apa, yang jelas dari sana aku mendapat ilmu bahwa kebiasaan minum air hangat ternyata memiliki sejumlah manfaat yang luar biasa bagi tubuh. Selain nyaman di tenggorokan, minum air hangat bisa menjaga ginjal bahkan sampai membantu fungsi pernapasan loh.
Cause I wonder about warm water benefit, finally I'm doing something to research on social media mengenai kelebihan dan kekurangan minum air hangat. Dan faktanya sungguh mengejutkan!
"Dokter merekomendasikan untuk minum air hangat di pagi hari. Biasanya dengan perendaman lemon yang kaya polifenol atau dengan teh yang terbukti mengurangi aktivitas radikal bebas dalam tubuh." Stella Metsovas, ahli gizi klinis dan pakar kesehatan media di Food and Nutrition Sciences, dikutip dari Medical Daily.
Besides that, minum air hangat juga berfungsi untuk menurunkan berat badan - skinnyms.com
Air adalah sumber kehidupan. Semua makhluk hidup butuh air, mulai dari tanaman, hewan bahkan kita sebagai manusia bukan hanya makan atau masak yang membutuhkan air. Kita mandi juga memerlukan air.
Apa yang bakal terjadi kalau hidup tanpa air? Mungkin kita mati. Atau tidak akan ada kehidupan sama sekali di dunia ini.
Meski secara umum menyehatkan, minum air juga ada aturannya dan tidak boleh sembarangan. Jika kita minum terlalu banyak air, itu bisa membebani ginjal. Jika jumlah airnya sangat besar, ginjal memerlukan lebih banyak beban untuk disaring.
Inilah manfaat minum air hangat yang dapat ditangkap.
1. Sehat untuk ginjal
Setiap air hangat yang kita minum akan menjaga kestabilan fungsi ginjal. Berbeda lagi bila kita meminum air dingin, air dingin yang masuk tubuh akan direspon oleh ginjal untuk mengeluarkan energi sekitar 37% agar air dingin tersebut dapat diterima dan disaring oleh kapsula bowman. Nah, agar ginjal tidak terus menerus mengeluarkan energi dan merusak kegunaannya, maka alangkah baiknya jika kita sering mengonsumsi sesuatu yang selain menyehatkan, juga dapat tetap menjaga kestabilan fungsinya.
2. Memperlancar pencernaan
Idealnya, manusia harus minum air sebanyak delapan gelas per hari. Hal ini dipicu karena pengeluaran cairan dari tubuh sebanyak 1,5 liter perhari sehingga 2 liter air yang diminum setiap hari akan menggantikan cairan yang keluar. Hal itu juga dapat memperlancar proses pencernaan dan mengontrol pergerakan usus hingga mencegah terjadinya sembelit.
FYI : sebesar 60% bagian tubuh kita merupakan cairan.
3. Menurunkan berat badan
Baik air putih biasa atau air hangat semua memiliki fungsi sama untuk meringankan beban tubuh. Karena esensi utamanya, meminum air sesuai standar takaran itu akan memperlancar metabolisme tubuh. Bukan berarti jika ingin melakukan diet dalam sehari kita hanya meminum air saja. Setiap diet punya aturan mainnya, sehingga manfaatkanlah air untuk kesehatan tubuh kita.
Udah mirip sama pakar kesehatan enggak?😅
So, do it yourself.
Senin, 07 Oktober 2019
Top 12 Taylor Swift Song yang Enak Didengar Saat Galau
Tidak terasa karir musik Taylor Swift kini sudah sangat mendunia. Tidak ada satu pun masyarakat yang tak kenal dengan penyanyi kelahiran 13 Desember 1989. Awalnya Taylor Swift mulai bernyanyi dengan aliran country, tapi kini eksistensinya sudah diakui publik melalui beberapa album miliknya.
Pelantun lagu red ini semakin matang dan unjukan diri dari lagu-lagu yang terdapat dalam album barunya "Reputation". And now she's releas new song. Oh my God.. I'm so excited to hear that. Me, You need to calm down and Lover are new song her mine.
Here we go.. beberapa lagu Taylor Swift ini yakin akan sangat nyaman didengar saat galau.
Check it out!!
1. Last kiss
https://youtu.be/Nv3CKZQL26I
Seperti judulnya, lagu ini memiliki lirik sesuai dengan judulnya yang sad. Entahlah, lagu Last Kiss adalah sebuah lagu yang bakal sukses membuat siapapun merasakan kesedihannya.
2. White horse
https://youtu.be/D1Xr-JFLxik
Lagu ini menceritakan tentang bahwa hidup tak seindah dongeng peri yang di dalamnya ada sesosok pangeran berkuda putih.
3. Back to december
https://youtu.be/QUwxKWT6m7U
Menceritakan ingatan yang selalu kembali pada bulan Desember. Mungkin Taylor Swift menciptakan lagu ini untuk mengenang sesuatu yang berharga dalam hidupnya.
4. Everything has change
https://youtu.be/w1oM3kQpXRo
Lagu yang dinyanyikan bersama penyanyi terkenal Ed-Sheran ini sangat manis untuk diresapi. Sampai tak pernah bosan mendengarkannya.
5. The last time
https://youtu.be/QuijXg8wm28
Bercerita tentang permintaan maaf seorang laki-laki kepada perempuannya, tapi perempuan itu terlanjut sakit hati.
6. Sad Beautiful Tragic
https://youtu.be/1AnCp2wpPwQ
Lagu ini mengusung pada sebuah percintaan yang tragis, dalam arti cintanya sulit diperbaiki sehingga cintanya lebih baik kandas daripada ditindak lanjuti.
7. Innocent
https://youtu.be/P3Jil4iAMWA
Menceritakan tentang sikap tak berdosa dan rasa percaya diri seseorang. Yang dapat ditangkap mungkin ini sebuah sindiran halus untuk seseorang yang sudah menghina Taylor dulu.
8. Teardrops on my guitar
https://youtu.be/xKCek6_dB0M
Tentang cinta yang bertepuk sebelah tangan. Mencintai teman memang lebih beresiko menyakitkan.
9. Come back be here
https://youtu.be/QGv81JnbBJw
Semua tentang kehampaan yang dirasakan seseorang ketika merindukan sesuatu yang berharga dalam hidupnya telah menghilang.
10. Begin Again
https://youtu.be/cMPEd8m79Hw
Lagu ini bercerita tentang seorang perempuan yang patah hati karena masa lalunya yang cukup memberi dia alasan bahwa cinta itu tidak ada, cinta itu menyakitkan. Tapi setelah bertemu seseorang, dia sadar bahwa cinta itu masih ada, dan dia pantas untuk mendapatkannya.
11. Come in with the rain
https://youtu.be/ExdmOwsFxXw
Lagi-lagi tentang dua sahabat. Seorang perempuan ini mencintai sahabat laki-lakinya, tapi dia suka sama perempuan lain.
12. I Almost Do
https://youtu.be/qE1WVjr52hU
Bercerita mengenai seorang perempuan yang menahan diri kepada mantannya. Segala hal yang dia gak mau lakukan, tapi dia hampir melakukannya. Dia mencoba jauh, tapi hampir selalu gagal karna sulit. Dia masih sayang tapi tidak mau kembali.
Jangan lupa didengar ya!!😊
Ciri-ciri Toxic People
Hati-hati! Kenali temanmu lebih dalam!
Seperti sebuah prakata, orang yang paling berpotensi besar menghancurkan kita adalah orang yang paling dekat dengan kehidupan kita. Diam-diam ramah ternyata ujungnya tampakan amarah. Pura-pura setuju, eh, parahnya menusuk dari belakang. Atau diam-diam hilang, tapi sayang? Eaa..
Kita tidak pernah tahu selama ini kita ditipu, diperdaya dan dimanfaatkan semena-mena. Yang kita tahu mereka selalu mendengarkan, memperhatikan serta memperlakukan peran sesuai aturan pertemanan. Di zaman sekarang tidak gampang mendapatkan seorang yang benar-benar dianggap sebagai sahabat. Bukan hanya sebatas teman musiman yang gampang terlupakan.
Tapi mau bagaimana lagi, siklus hidup mengarahkan kata teman pada arti berlawanan. Kita yakin tak sedikit orang di sekeliling kita akan datang di saat butuhnya saja. Kalau enggak butuh ya lenyap entah ke mana. Mereka datang waktu kita berada di posisi paling atas, kemudian mereka hilang saat kita terpuruk rendah.
Benar tidak?
Beginilah akhir zaman. Kebanyakan manusia pakai topeng agar terlihat sama. Orang berbeda bakal dihina akibat beda kasta.
Berikut ini sifat toxic people yang harus kita hindari :
1. Suka menyindir
"Wajar aja.. dia kan anak istimewa."
"Istimewa dari mana, yang ada racun dunia."
Nah, dalam satu hal ini perempuan ahlinya. Bukan berarti laki-laki tidak melakukan, hanya saja kaum mereka lebih jarang mengerjakan hal-hal kurang berguna. Mereka menganggap sindir-menyindir hanya akan menurunkan harga dirinya sebagai lelaki. Berbeda dengan mulut perempuan yang menomorsatukan pembicaraan.
2. Tidak bisa dipercaya
Sama pula dengan yang pertama, sifat toxic people ini sering dilakukan oleh para perempuan. Contohnya, apabila kita mempercayakan suatu rahasia yang harus sangat dijaga, maka toxic people akan senantiasa membuat gosip ria di belakang kita.
Miris sekali dunia pertemanan ini.
3. Iri hati
Yang ketiga ini biasanya diperlihatkan secara tidak langsung oleh toxic people. Mereka yang iri dengki selalu melebih-lebihkan perkataan walau kenyataannya tidak seperti itu.
4. Membanggakan diri sendiri
Tanpa disadari, toxic people lumrahnya selalu membicarakan diri sendiri. Lebih ke membanggakan diri, paras, materi dan yang lainnya. Mungkin mereka merasa dirinya lah yang lebih handal, pintar dan cemerlang dari orang lain. Istilahnya "sok sok-an". Padahal di atas langit masih ada langit.
Ingat itu sobat!
5. Tidak pernah memikirkan perasaan orang lain
The last but not least.. sifat ke lima ini lebih mengarah dalam egosentris manusia. Kebanyakan toxic people lakukan adalah untuk kepentingan dirinya saja. Sisanya mereka tak mengindahkan. Asalkan hasrat mereka terpenuhi, maka sudah tak ada lagi kata peduli pada orang-orang di sekitarnya.
"They don't care about you. They just want your fame or your intelligence. Even, mereka cuma melampiaskan kesusahannya sama lo dan mereka pergi ketika kesenangannya sudah kembali."
Maka dari itu jangan sampai kita menjadi bagian dari mereka. Hanya seorang pecundang yang beraninya nyinyir, kalau di depan jadi merinding.
Seperti sebuah prakata, orang yang paling berpotensi besar menghancurkan kita adalah orang yang paling dekat dengan kehidupan kita. Diam-diam ramah ternyata ujungnya tampakan amarah. Pura-pura setuju, eh, parahnya menusuk dari belakang. Atau diam-diam hilang, tapi sayang? Eaa..
Kita tidak pernah tahu selama ini kita ditipu, diperdaya dan dimanfaatkan semena-mena. Yang kita tahu mereka selalu mendengarkan, memperhatikan serta memperlakukan peran sesuai aturan pertemanan. Di zaman sekarang tidak gampang mendapatkan seorang yang benar-benar dianggap sebagai sahabat. Bukan hanya sebatas teman musiman yang gampang terlupakan.
Tapi mau bagaimana lagi, siklus hidup mengarahkan kata teman pada arti berlawanan. Kita yakin tak sedikit orang di sekeliling kita akan datang di saat butuhnya saja. Kalau enggak butuh ya lenyap entah ke mana. Mereka datang waktu kita berada di posisi paling atas, kemudian mereka hilang saat kita terpuruk rendah.
Benar tidak?
Beginilah akhir zaman. Kebanyakan manusia pakai topeng agar terlihat sama. Orang berbeda bakal dihina akibat beda kasta.
Berikut ini sifat toxic people yang harus kita hindari :
1. Suka menyindir
"Wajar aja.. dia kan anak istimewa."
"Istimewa dari mana, yang ada racun dunia."
Nah, dalam satu hal ini perempuan ahlinya. Bukan berarti laki-laki tidak melakukan, hanya saja kaum mereka lebih jarang mengerjakan hal-hal kurang berguna. Mereka menganggap sindir-menyindir hanya akan menurunkan harga dirinya sebagai lelaki. Berbeda dengan mulut perempuan yang menomorsatukan pembicaraan.
2. Tidak bisa dipercaya
Sama pula dengan yang pertama, sifat toxic people ini sering dilakukan oleh para perempuan. Contohnya, apabila kita mempercayakan suatu rahasia yang harus sangat dijaga, maka toxic people akan senantiasa membuat gosip ria di belakang kita.
Miris sekali dunia pertemanan ini.
3. Iri hati
Yang ketiga ini biasanya diperlihatkan secara tidak langsung oleh toxic people. Mereka yang iri dengki selalu melebih-lebihkan perkataan walau kenyataannya tidak seperti itu.
4. Membanggakan diri sendiri
Tanpa disadari, toxic people lumrahnya selalu membicarakan diri sendiri. Lebih ke membanggakan diri, paras, materi dan yang lainnya. Mungkin mereka merasa dirinya lah yang lebih handal, pintar dan cemerlang dari orang lain. Istilahnya "sok sok-an". Padahal di atas langit masih ada langit.
Ingat itu sobat!
5. Tidak pernah memikirkan perasaan orang lain
The last but not least.. sifat ke lima ini lebih mengarah dalam egosentris manusia. Kebanyakan toxic people lakukan adalah untuk kepentingan dirinya saja. Sisanya mereka tak mengindahkan. Asalkan hasrat mereka terpenuhi, maka sudah tak ada lagi kata peduli pada orang-orang di sekitarnya.
"They don't care about you. They just want your fame or your intelligence. Even, mereka cuma melampiaskan kesusahannya sama lo dan mereka pergi ketika kesenangannya sudah kembali."
Maka dari itu jangan sampai kita menjadi bagian dari mereka. Hanya seorang pecundang yang beraninya nyinyir, kalau di depan jadi merinding.
Minggu, 06 Oktober 2019
Ciung Wanara dan Kabayan Adu Drama
Ciung Wanara adalah cerita rakyat Sunda yang sangat terkenal. Cerita Ciung Wanara tidak populer di daerah Jawa Barat saja, tapi juga sudah tersebar ke seluruh Nusantara. Cerita Rakyat Ciung Wanara memiliki kemiripan dengan cerita rakyat Jawa Timur yang berjudul Cindelaras.
Kali ini saya menceritakan legenda Ciung Wanara dalam versi improvisasi cerita rakyat sesuai syarat dan ketentuan challenge pekan empat dari ODOP(One Day One Post). Jadi, aku merombak sedikit akhir cerita dan membumbuinya dengan ingatan-ingatan yang aku punya.
Selamat membaca.
Dulu kerajaan Galuh berdiri di pulau Jawa, ibukotanya dekat Ciamis. Luasnya terbentang dari ujung kulon sampai ujung Galuh yang sekarang adalah muara dari sungai Brantas di dekat Surabaya. Kerajaan Galuh dipimpin oleh raja bijaksana bernama Prabu Permana Di Kusuma.
Waktu itu raja Prabu Permana memiliki dua istri. Istri pertama Dewi Naganingrum dan yang kedua Dewi Pangrenyep. Sang Prabu sangat menginginkan kehadiran seorang anak sebagai hak waris nanti, tapi kedua istrinya itu belum juga dikaruniai seorang bayi. Akhirnya didesak hasrat tersebut, Prabu Permana pun menyerahkan kerajaan kepada menteri yang dipercayainya bernama Aria Kebonan untuk sementara waktu sampai beliau kembali dari pertapaannya.
"Aku akan membuatmu jadi raja selama aku pergi bermeditasi. Kamu akan menjadi raja dan memerintah dengan benar. Kamu tidak kuperintahkan untuk tidur dengan kedua istriku, Dewi Pangrenyep dan Dewi Naganingrum."
Aria Kebonan menyetujuinya, karena dia juga sangat ingin menjadi raja yang dilayani banyak orang.
"Aku akan mengubah penampilanmu dan mengganti namamu menjadi Prabu Barma Wijaya. Beritahu orang-orang bahwa raja telah muda kembali dan aku akan pergi ke suatu tempat rahasia. Dengan demikian kamu akan menjadi raja."
Setelah mengatakan itu, Prabu Permana pergi ke tempat yang dituju dan meninggalkan kepercayaan kepada semua orang bahwa Prabu Barma Wijaya adalah raja Prabu Pernama yang sepuluh tahun lebih muda.
Tapi hanya satu orang yang tidak mempercayainya, Uwa Batara Lengser yang mengetahui perjanjian raja dengan menteri Aria, berhasil dipermalukan oleh Prabu Barma Wijaya alias menteri Aria itu sendiri. Kedua istri raja pula diperlakukan kasar hingga pada suatu malam kedua istri tersebut mimpi kejatuhan bulan ke pangkuan mereka. Konon, katanya mimpi itu mengandung arti bahwa wanita tersebut akan hamil. Prabu Barma kaget, karena ia sama sekali tidak pernah menyentuh para istri raja.
Uwa Batara dipanggil agar menghampiri dan mengusulkan untuk mengundang petapa baru yang bernama Ajar Sukaresi, yang tidak lain sang Prabu Permana Di Kusuma untuk menjelaskan maksud mimpi kedua istri raja tersebut.
Setelah petapa datang dan menjelaskan bahwa kedua istri tersebut memang akan mengandung, Prabu Barma sangat marah dan menghunuskan keris ke dada si petapa. Awalnya keris itu bengkok, tapi si petapa berkata, "Apakah kau berkehendak aku mati? Baiklah bila begitu aku akan mati."
Dan kemudian petapa itu jatuh. Prabu Barma menendangnya jauh sampai ke hutan di mana ia menjelma menjadi naga besar bernama Nagawiru.
Sedangkan di keraton, kedua istri raja hamil. Dewi Pangrenyep melahirkan terlebih dahulu. Ia melahirkan seorang bayi laki-laki yang lucu dan tampan diberi nama Hariang Banga. Tidak lama Dewi Naganingrum pun akan melahirkan. Dewi Pangrenyep bergegas untuk membantunya. Dewi Naganingrum melahirkan seorang bayi laki-laki yang tidak kalah lucu dan tampan dari kakaknya Hariang Banga.
Namun, di balik kesediaannya menolong persalinan Dewi Naganingrum, ternyata Dewi Pangrenyep ada maksud lain. Selain karena iri hati menjadi pesaingnya, ia juga mendapat perintah dari Prabu Barma yang mengkhawatirkan sesuatu bakal terjadi dari bayi yang dilahirkan Dewi Naganingrum yang beberapa hari ke belakang mendatangi mimpinya sambil berkata, "Barma Wijaya, kamu telah melupakan janjimu. Semakin banyak kamu melakukan hal-hal kejam, maka semakin pendek kekuasaanmu."
Tanpa sepengetahuan siapapun, bayi laki-laki yang baru saja dilahirkan Dewi Naganingrum ditukar dengan seekor anak anjing. Bayi yang sebenarnya dimasukan ke dalam sebuah keranda emas. Dewi Pangrenyep pula meletakan sebutir telur ayam. Ia pun segera menghayutkan bayi tersebut ke aliran sungai Citanduy.
Kerajaan dibuat heboh atas ratu yang melahirkan anak anjing. Kabar yang sangat mengejutkan menggemparkan seluruh isi keraton dan rakyat. Akhirnya, Prabu Barma menyuruh Uwa Batara untuk membuang Dewi Naganingrum ke dalam hutan dan membunuhnya dengan alibi bahwa Dewi Naganingrum telah melahirkan anak anjing dan menyebabkan aib pada kerajaan.
Dalam perjalanan ke hutan, Uwa Batara berpikir untuk menyelamatkan Dewi Naganingrum. Ia yakin kejadian yang menimpa Dewi Naganingrum adalah suatu kebohongan. Namun, dirinya tidak mempunyai bukti untuk membantu Dewi Naganingrum. Uwa Batara membawa Dewi Naganingrum masuk ke dalam hutan belantara lalu membuatkan sebuah gubuk untuk tempat tinggal Dewi Naganingrum dan terpaksa meninggalkannya seorang diri.
Sementara, Dewi Naganingrum sangat berharap suatu hari nanti ia dapat bertemu dengan Putra kandungnya. Ia pun berharap dapat kembali ke keraton dan hidup bahagia bersama keluarganya.
Uwa Batara Lengser segera kembali ke keraton. Ia menghadap Prabu Barma melaporkan bahwa tugas membunuh Dewi Naganingrum sudah dilaksanakan dengan baik. Untuk membuktikannya, ia membasahi senjatanya dengan darah binatang buruan yang ia temui di dalam hutan.
Sementara di pertemuan (patimuan) antara sungai Citanduy dan sungai Citarum terdapat sepasang suami istri yang sering memasang bubu keramba dari bambu untuk memerangkap ikan. Setiap pagi mereka rutin memeriksanya dan kali ini betapa terkejutnya mereka setelah melihat bukan ikan yang didapat, melainkan keranda emas tersangkut pada bubu keramba tersebut.
"Nyi Iteng, akang sudah lelah. Bukannya ikan yang dimakan, ini malah keranda yang datang."
Dia adalah Kabayan dan istrinya bernama Iteng. Mereka berdua telah lama tinggal di daerah tersebut, karena tanah di sana adalah warisan dari nenek buyutnya secara turun-temurun.
"Sabar kang, buka dulu atuh, jangan-jangan itu peti harta karun." imbuh Iteng.
"Halah.. sok tahu pisan nyi Iteng mah."
Setelah Kabayan memutuskan untuk mengambil keranda dengan susah payah, Kabayan segera membuka keranjang tersebut untuk melihat apa isi yang membuat dirinya dan Iteng penasaran. Namun, mereka kembali dikejutkan dengan kehadiran seorang bayi laki-laki yang sangat lucu dan tampan. Mereka saling pandang dan tersenyum kemudian. Tidak ada kata yang terungkap untuk mengekspresikan rasa bahagia mereka saat ini, keduanya hanya memperbanyak ucapan syukur sembari membawa bayi itu pulang.
Sedangkan satu butir telur ayam yang berada di samping bayi laki-laki tersebut disimpannya untuk kemudian diserahkan kepada seekor naga yang bernama Nagawiru di gunung Padang untuk dierami. Naga tersebut bukanlah Naga sembarangan. Nagawiru adalah makhluk jelmaan dari Prabu Permana Di Kusuma, raja Galuh yang dibunuh oleh Prabu Barma.
Waktu tanpa terasa terus berjalan, bayi laki-laki itu tumbuh menjadi anak remaja yang sangat tampan, cerdas, gagah dan pemberani. Kabayan dan Iteng setuju memberikan nama anak itu Ciung Wanara. Kesepakatan yang mufakat setelah memperhatikan banyak burung Ciung dan monyet Wanara di sekitar mereka.
Ciung Wanara hidup bersama Kabayan dan Iteng dengan menimba ilmu bela diri pencak silat dan bermain dengan ayam jago penuh gaya. Tak lupa sajian komedi selalu mereka hidangkan sebagai pelengkap hidup mereka.
"Nyi Iteng!" panggil Kabayan. "Akang berpikir ini waktu yang tepat untuk Ciung Wanara menerima kenyataan sebenarnya."
"Kenyataan apa atuh akang? Jangan sok drama Korea ah! Nyi Iteng mah gak suka."
"Yehh ai sia!! Nanaonan drama-drama kawas wanoja nu miharep cinta." Kabayan menghampiri Iteng yang mengerucutkan bibir karena tak suka akan perkataannya. "Ingat takdir nyai, mau bagaimana juga si Ciung Wanara itu tetap bukan anak kita."
"Tapi kang.. Nyai terlanjur sayang sama Ciung Wanara. Gak rela jika harus melepas begitu saja."
Kabayan dan Iteng saling pandang merasa iba. "Sudahlah nyai.. ini jalan terbaik dan kita memang harus mengakui bahwa Ciung Wanara bukan anak kita."
"APA?!"
Ciung Wanara tiba-tiba datang bersama pasukannya. Ada burung, monyet dan juga ayam jago yang ia pelihara. "Jadi selama ini aku bukan anak emak dan bapak? Lalu aku ini anak siapa?"
Ciung Wanara merana. Kabayan dan Iteng pun sama. Sepasang suami istri itu pun memeluk Ciung Wanara dan mengusap pelan rambutnya.
"Ganteng, soleh, anak kesayangan emak dan bapak. Sekarang kamu sudah gede, jadi harus kembali ke tempat asalmu."
"Ke mana?" tanya Ciung Wanara bingung.
"Kerajaan Galuh."
Nagawiru telah bercerita ketika Kabayan dan Iteng mengambil ayam yang telah dieraminya. Nagawiru berkata, "Sampaikanlah ayam ini untuk sang pemberani. Dia adalah turunan bangsawan dan harus dikembalikan saat umurnya genap belas tahunan. Kalian kuperintahkan seperti itu agar Prabu Barma tak lagi menyiksa rakyat biasa."
Setibanya di kerajaan Galuh. Ciung Wanara, Kabayan dan Iteng bertemu dengan dua orang Patih yang bernama Purawesi dan Puragading. Kedua Patih tersebut tertarik dengan Ciung Wanara, karena ia membawa seekor ayam jantan. Kedua Patih tersebut menghampiri dan mengajaknya untuk adu pantun. Ciung Wanara menerima tantangan dari kedua Patih tersebut. Pertandingan sambung pantun terjadi saat itu juga dan nasib baik berpihak kepada Ciung Wanara. Ia berhasil memenangkan pertandingannya.
Kemenangan Ciung Wanara langsung tersebar ke kerajaan. Kemenangan itu terdengar oleh raja Prabu Barma, bahwa ada seorang pemuda tampan memiliki seekor ayam jantan yang sangat tangguh. Ciung Wanara pun datang ke keraton untuk bertemu dengan raja.
"Selamat datang di kerajaanku anak muda! Siapa namamu dan dari mana asalmu?"
"Ciung Wanara dari toko sebelah." jawabnya lantang.
"Apa maksud kedatanganmu kemari?"
"Begini, raja. Saya mempunyai seekor ayam yang aneh. Induknya mengandung selama setahun. Sarangnya sebuah kandaga. Lebih aneh lagi, sebelum menetas telur ini pernah hanyut di sungai." jelas Ciung Wanara.
Raja langsung teringat pada Dewi Naganingrum yang mengandung selama setahun, sedangkan Dewi Pangrenyep sudah mengira bahwa yang sekarang berada di hadapannya adalah putra dari Naganingrum.
"Kau berniat untuk menyambung Ayam dengan milikku? Apa taruhannya?" tanya Prabu Barma.
"Tidak. Saya ingin beradu matematika dengan anda. Jika saya kalah, saya menyerahkan segenap jiwa raga. Tapi jika tuan yang kalah, saya ingin memasukan anda bersama istri anda ke dalam penjara istana dan saya juga menginginkan separuh dari kerajaan Galuh." tawar Ciung Wanara.
Karena Prabu Barma merasa yakin otaknya lebih pintar dari anak zaman sekarang, tanpa basa-basi ia langsung menerima taruhan Ciung Wanara.
Olimpiade matematika pun berlangsung sengit. Awalnya Ciung Wanara kalah satu poin, namun tiba-tiba pikirannya kencang, segar dan kuat kembali. Akhirnya dengan mudah ia bisa mengalahkan raja yang tersedak biji salak. Ciung Wanara kembali memenangkan pertandingan.
Sesuai dengan perjanjian Ciung Wanara mendapat separuh kerajaan bagian Barat, sedangkan sebelah timur oleh Prabu Barma diserahkan kepada Hariang Banga.
Tak lama, kejahatan Prabu Barma dan Dewi Pangrenyep mulai terkoar dan mereka berhasil ditangkap sebelum liar ke hutan belukar.
Uwa Batara Lengser menghampiri Ciung Wanara, memberikan piala lalu memberitahu bahwa ibu kandungnya masih hidup dan diasingkan dalam hutan, sementara bapak kandungnya menjelma menjadi seekor naga. Ciung Wanara sangat bahagia mendengar hal itu. Ia segera menjemput ibu dan bapak aslinya di hutan belantara.
Di sisi lain Prabu Hariang Banga kecewa ketika mengetahui kalau ibunda tercinta telah ditangkap oleh tentara Prabu Ciung Wanara dan dijebloskan ke dalam penjara. Pertarungan antara dua orang adik kakak beda ibu itupun tak dapat terelakan lagi. Pertarungan sengit terus terjadi dan Hariang Banga harus berlaku satria dia kalah terdesak oleh adiknya Ciung Wanara.
Setelah pertarungan itu kerajaan Galuh benar benar terbagi menjadi dua. Kerajaan Galuh terbagi dua, karena dalam pertarungan Ciung Wanara telah melempar tubuh Hariang Banga ke tepian sungai Brebes.
Dari sanalah sungai itu disebut Cipamali. Asal muasalnya karena pertempuran saudara itu dilarang dalam aturan hingga menimbulkan kata larangan atau dalam bahasa Sunda disebut "pamali".
Akhirnya, Ciung Wanara, Nagawiru, Dewi Naganingrum, dan Kabayan serta Iteng bahagia dalam kerajaan baru bernama Galuh Pakuan Pajajaran.
Tamat.
Legenda Ciung Wanara ini menyiratkan sebuah nasehat bahwa perbuatan buruk akan mendapatkan balasan keburukan pula di masa depan. Maka selalu berlaku baik agar kebaikan pula yang nanti kamu petik di masa yang akan datang.
Note : Kalau kalian membaca legenda ini menggunakan bahasa daerah aslinya, aku yakin kalian akan merasakan kekentalan budaya dan kita seolah-olah masuk ke dalam legenda tersebut. Aku berani berkata seperti itu karena aku orang Sunda asli. Jadi betul, menurutku sebuah legenda, budaya, bahasa serta adat istiadat dari berbagai daerah Indonesia yang tersebar di seluruh nusantara memang patut kita jaga. Kenapa? Hei, tidak semua negara memiliki aneka ragam yang kaya seperti kita, bukan? Sudah sepatutnya kita menjaga, melestarikan, serta memperkenalkan betapa berharganya peninggalan sejarah yang kita punya.
Oh iya, jika kalian berkunjung ke daerah Ciamis, jangan lupa datang ke Karang Kamulyan ya!! Ditunggu 😊
Kali ini saya menceritakan legenda Ciung Wanara dalam versi improvisasi cerita rakyat sesuai syarat dan ketentuan challenge pekan empat dari ODOP(One Day One Post). Jadi, aku merombak sedikit akhir cerita dan membumbuinya dengan ingatan-ingatan yang aku punya.
Selamat membaca.
Dulu kerajaan Galuh berdiri di pulau Jawa, ibukotanya dekat Ciamis. Luasnya terbentang dari ujung kulon sampai ujung Galuh yang sekarang adalah muara dari sungai Brantas di dekat Surabaya. Kerajaan Galuh dipimpin oleh raja bijaksana bernama Prabu Permana Di Kusuma.
Waktu itu raja Prabu Permana memiliki dua istri. Istri pertama Dewi Naganingrum dan yang kedua Dewi Pangrenyep. Sang Prabu sangat menginginkan kehadiran seorang anak sebagai hak waris nanti, tapi kedua istrinya itu belum juga dikaruniai seorang bayi. Akhirnya didesak hasrat tersebut, Prabu Permana pun menyerahkan kerajaan kepada menteri yang dipercayainya bernama Aria Kebonan untuk sementara waktu sampai beliau kembali dari pertapaannya.
"Aku akan membuatmu jadi raja selama aku pergi bermeditasi. Kamu akan menjadi raja dan memerintah dengan benar. Kamu tidak kuperintahkan untuk tidur dengan kedua istriku, Dewi Pangrenyep dan Dewi Naganingrum."
Aria Kebonan menyetujuinya, karena dia juga sangat ingin menjadi raja yang dilayani banyak orang.
"Aku akan mengubah penampilanmu dan mengganti namamu menjadi Prabu Barma Wijaya. Beritahu orang-orang bahwa raja telah muda kembali dan aku akan pergi ke suatu tempat rahasia. Dengan demikian kamu akan menjadi raja."
Setelah mengatakan itu, Prabu Permana pergi ke tempat yang dituju dan meninggalkan kepercayaan kepada semua orang bahwa Prabu Barma Wijaya adalah raja Prabu Pernama yang sepuluh tahun lebih muda.
Tapi hanya satu orang yang tidak mempercayainya, Uwa Batara Lengser yang mengetahui perjanjian raja dengan menteri Aria, berhasil dipermalukan oleh Prabu Barma Wijaya alias menteri Aria itu sendiri. Kedua istri raja pula diperlakukan kasar hingga pada suatu malam kedua istri tersebut mimpi kejatuhan bulan ke pangkuan mereka. Konon, katanya mimpi itu mengandung arti bahwa wanita tersebut akan hamil. Prabu Barma kaget, karena ia sama sekali tidak pernah menyentuh para istri raja.
Uwa Batara dipanggil agar menghampiri dan mengusulkan untuk mengundang petapa baru yang bernama Ajar Sukaresi, yang tidak lain sang Prabu Permana Di Kusuma untuk menjelaskan maksud mimpi kedua istri raja tersebut.
Setelah petapa datang dan menjelaskan bahwa kedua istri tersebut memang akan mengandung, Prabu Barma sangat marah dan menghunuskan keris ke dada si petapa. Awalnya keris itu bengkok, tapi si petapa berkata, "Apakah kau berkehendak aku mati? Baiklah bila begitu aku akan mati."
Dan kemudian petapa itu jatuh. Prabu Barma menendangnya jauh sampai ke hutan di mana ia menjelma menjadi naga besar bernama Nagawiru.
Sedangkan di keraton, kedua istri raja hamil. Dewi Pangrenyep melahirkan terlebih dahulu. Ia melahirkan seorang bayi laki-laki yang lucu dan tampan diberi nama Hariang Banga. Tidak lama Dewi Naganingrum pun akan melahirkan. Dewi Pangrenyep bergegas untuk membantunya. Dewi Naganingrum melahirkan seorang bayi laki-laki yang tidak kalah lucu dan tampan dari kakaknya Hariang Banga.
Namun, di balik kesediaannya menolong persalinan Dewi Naganingrum, ternyata Dewi Pangrenyep ada maksud lain. Selain karena iri hati menjadi pesaingnya, ia juga mendapat perintah dari Prabu Barma yang mengkhawatirkan sesuatu bakal terjadi dari bayi yang dilahirkan Dewi Naganingrum yang beberapa hari ke belakang mendatangi mimpinya sambil berkata, "Barma Wijaya, kamu telah melupakan janjimu. Semakin banyak kamu melakukan hal-hal kejam, maka semakin pendek kekuasaanmu."
Tanpa sepengetahuan siapapun, bayi laki-laki yang baru saja dilahirkan Dewi Naganingrum ditukar dengan seekor anak anjing. Bayi yang sebenarnya dimasukan ke dalam sebuah keranda emas. Dewi Pangrenyep pula meletakan sebutir telur ayam. Ia pun segera menghayutkan bayi tersebut ke aliran sungai Citanduy.
Kerajaan dibuat heboh atas ratu yang melahirkan anak anjing. Kabar yang sangat mengejutkan menggemparkan seluruh isi keraton dan rakyat. Akhirnya, Prabu Barma menyuruh Uwa Batara untuk membuang Dewi Naganingrum ke dalam hutan dan membunuhnya dengan alibi bahwa Dewi Naganingrum telah melahirkan anak anjing dan menyebabkan aib pada kerajaan.
Dalam perjalanan ke hutan, Uwa Batara berpikir untuk menyelamatkan Dewi Naganingrum. Ia yakin kejadian yang menimpa Dewi Naganingrum adalah suatu kebohongan. Namun, dirinya tidak mempunyai bukti untuk membantu Dewi Naganingrum. Uwa Batara membawa Dewi Naganingrum masuk ke dalam hutan belantara lalu membuatkan sebuah gubuk untuk tempat tinggal Dewi Naganingrum dan terpaksa meninggalkannya seorang diri.
Sementara, Dewi Naganingrum sangat berharap suatu hari nanti ia dapat bertemu dengan Putra kandungnya. Ia pun berharap dapat kembali ke keraton dan hidup bahagia bersama keluarganya.
Uwa Batara Lengser segera kembali ke keraton. Ia menghadap Prabu Barma melaporkan bahwa tugas membunuh Dewi Naganingrum sudah dilaksanakan dengan baik. Untuk membuktikannya, ia membasahi senjatanya dengan darah binatang buruan yang ia temui di dalam hutan.
Sementara di pertemuan (patimuan) antara sungai Citanduy dan sungai Citarum terdapat sepasang suami istri yang sering memasang bubu keramba dari bambu untuk memerangkap ikan. Setiap pagi mereka rutin memeriksanya dan kali ini betapa terkejutnya mereka setelah melihat bukan ikan yang didapat, melainkan keranda emas tersangkut pada bubu keramba tersebut.
"Nyi Iteng, akang sudah lelah. Bukannya ikan yang dimakan, ini malah keranda yang datang."
Dia adalah Kabayan dan istrinya bernama Iteng. Mereka berdua telah lama tinggal di daerah tersebut, karena tanah di sana adalah warisan dari nenek buyutnya secara turun-temurun.
"Sabar kang, buka dulu atuh, jangan-jangan itu peti harta karun." imbuh Iteng.
"Halah.. sok tahu pisan nyi Iteng mah."
Setelah Kabayan memutuskan untuk mengambil keranda dengan susah payah, Kabayan segera membuka keranjang tersebut untuk melihat apa isi yang membuat dirinya dan Iteng penasaran. Namun, mereka kembali dikejutkan dengan kehadiran seorang bayi laki-laki yang sangat lucu dan tampan. Mereka saling pandang dan tersenyum kemudian. Tidak ada kata yang terungkap untuk mengekspresikan rasa bahagia mereka saat ini, keduanya hanya memperbanyak ucapan syukur sembari membawa bayi itu pulang.
Sedangkan satu butir telur ayam yang berada di samping bayi laki-laki tersebut disimpannya untuk kemudian diserahkan kepada seekor naga yang bernama Nagawiru di gunung Padang untuk dierami. Naga tersebut bukanlah Naga sembarangan. Nagawiru adalah makhluk jelmaan dari Prabu Permana Di Kusuma, raja Galuh yang dibunuh oleh Prabu Barma.
Waktu tanpa terasa terus berjalan, bayi laki-laki itu tumbuh menjadi anak remaja yang sangat tampan, cerdas, gagah dan pemberani. Kabayan dan Iteng setuju memberikan nama anak itu Ciung Wanara. Kesepakatan yang mufakat setelah memperhatikan banyak burung Ciung dan monyet Wanara di sekitar mereka.
Ciung Wanara hidup bersama Kabayan dan Iteng dengan menimba ilmu bela diri pencak silat dan bermain dengan ayam jago penuh gaya. Tak lupa sajian komedi selalu mereka hidangkan sebagai pelengkap hidup mereka.
"Nyi Iteng!" panggil Kabayan. "Akang berpikir ini waktu yang tepat untuk Ciung Wanara menerima kenyataan sebenarnya."
"Kenyataan apa atuh akang? Jangan sok drama Korea ah! Nyi Iteng mah gak suka."
"Yehh ai sia!! Nanaonan drama-drama kawas wanoja nu miharep cinta." Kabayan menghampiri Iteng yang mengerucutkan bibir karena tak suka akan perkataannya. "Ingat takdir nyai, mau bagaimana juga si Ciung Wanara itu tetap bukan anak kita."
"Tapi kang.. Nyai terlanjur sayang sama Ciung Wanara. Gak rela jika harus melepas begitu saja."
Kabayan dan Iteng saling pandang merasa iba. "Sudahlah nyai.. ini jalan terbaik dan kita memang harus mengakui bahwa Ciung Wanara bukan anak kita."
"APA?!"
Ciung Wanara tiba-tiba datang bersama pasukannya. Ada burung, monyet dan juga ayam jago yang ia pelihara. "Jadi selama ini aku bukan anak emak dan bapak? Lalu aku ini anak siapa?"
Ciung Wanara merana. Kabayan dan Iteng pun sama. Sepasang suami istri itu pun memeluk Ciung Wanara dan mengusap pelan rambutnya.
"Ganteng, soleh, anak kesayangan emak dan bapak. Sekarang kamu sudah gede, jadi harus kembali ke tempat asalmu."
"Ke mana?" tanya Ciung Wanara bingung.
"Kerajaan Galuh."
Nagawiru telah bercerita ketika Kabayan dan Iteng mengambil ayam yang telah dieraminya. Nagawiru berkata, "Sampaikanlah ayam ini untuk sang pemberani. Dia adalah turunan bangsawan dan harus dikembalikan saat umurnya genap belas tahunan. Kalian kuperintahkan seperti itu agar Prabu Barma tak lagi menyiksa rakyat biasa."
Setibanya di kerajaan Galuh. Ciung Wanara, Kabayan dan Iteng bertemu dengan dua orang Patih yang bernama Purawesi dan Puragading. Kedua Patih tersebut tertarik dengan Ciung Wanara, karena ia membawa seekor ayam jantan. Kedua Patih tersebut menghampiri dan mengajaknya untuk adu pantun. Ciung Wanara menerima tantangan dari kedua Patih tersebut. Pertandingan sambung pantun terjadi saat itu juga dan nasib baik berpihak kepada Ciung Wanara. Ia berhasil memenangkan pertandingannya.
Kemenangan Ciung Wanara langsung tersebar ke kerajaan. Kemenangan itu terdengar oleh raja Prabu Barma, bahwa ada seorang pemuda tampan memiliki seekor ayam jantan yang sangat tangguh. Ciung Wanara pun datang ke keraton untuk bertemu dengan raja.
"Selamat datang di kerajaanku anak muda! Siapa namamu dan dari mana asalmu?"
"Ciung Wanara dari toko sebelah." jawabnya lantang.
"Apa maksud kedatanganmu kemari?"
"Begini, raja. Saya mempunyai seekor ayam yang aneh. Induknya mengandung selama setahun. Sarangnya sebuah kandaga. Lebih aneh lagi, sebelum menetas telur ini pernah hanyut di sungai." jelas Ciung Wanara.
Raja langsung teringat pada Dewi Naganingrum yang mengandung selama setahun, sedangkan Dewi Pangrenyep sudah mengira bahwa yang sekarang berada di hadapannya adalah putra dari Naganingrum.
"Kau berniat untuk menyambung Ayam dengan milikku? Apa taruhannya?" tanya Prabu Barma.
"Tidak. Saya ingin beradu matematika dengan anda. Jika saya kalah, saya menyerahkan segenap jiwa raga. Tapi jika tuan yang kalah, saya ingin memasukan anda bersama istri anda ke dalam penjara istana dan saya juga menginginkan separuh dari kerajaan Galuh." tawar Ciung Wanara.
Karena Prabu Barma merasa yakin otaknya lebih pintar dari anak zaman sekarang, tanpa basa-basi ia langsung menerima taruhan Ciung Wanara.
Olimpiade matematika pun berlangsung sengit. Awalnya Ciung Wanara kalah satu poin, namun tiba-tiba pikirannya kencang, segar dan kuat kembali. Akhirnya dengan mudah ia bisa mengalahkan raja yang tersedak biji salak. Ciung Wanara kembali memenangkan pertandingan.
Sesuai dengan perjanjian Ciung Wanara mendapat separuh kerajaan bagian Barat, sedangkan sebelah timur oleh Prabu Barma diserahkan kepada Hariang Banga.
Tak lama, kejahatan Prabu Barma dan Dewi Pangrenyep mulai terkoar dan mereka berhasil ditangkap sebelum liar ke hutan belukar.
Uwa Batara Lengser menghampiri Ciung Wanara, memberikan piala lalu memberitahu bahwa ibu kandungnya masih hidup dan diasingkan dalam hutan, sementara bapak kandungnya menjelma menjadi seekor naga. Ciung Wanara sangat bahagia mendengar hal itu. Ia segera menjemput ibu dan bapak aslinya di hutan belantara.
Di sisi lain Prabu Hariang Banga kecewa ketika mengetahui kalau ibunda tercinta telah ditangkap oleh tentara Prabu Ciung Wanara dan dijebloskan ke dalam penjara. Pertarungan antara dua orang adik kakak beda ibu itupun tak dapat terelakan lagi. Pertarungan sengit terus terjadi dan Hariang Banga harus berlaku satria dia kalah terdesak oleh adiknya Ciung Wanara.
Setelah pertarungan itu kerajaan Galuh benar benar terbagi menjadi dua. Kerajaan Galuh terbagi dua, karena dalam pertarungan Ciung Wanara telah melempar tubuh Hariang Banga ke tepian sungai Brebes.
Dari sanalah sungai itu disebut Cipamali. Asal muasalnya karena pertempuran saudara itu dilarang dalam aturan hingga menimbulkan kata larangan atau dalam bahasa Sunda disebut "pamali".
Akhirnya, Ciung Wanara, Nagawiru, Dewi Naganingrum, dan Kabayan serta Iteng bahagia dalam kerajaan baru bernama Galuh Pakuan Pajajaran.
Tamat.
Legenda Ciung Wanara ini menyiratkan sebuah nasehat bahwa perbuatan buruk akan mendapatkan balasan keburukan pula di masa depan. Maka selalu berlaku baik agar kebaikan pula yang nanti kamu petik di masa yang akan datang.
Note : Kalau kalian membaca legenda ini menggunakan bahasa daerah aslinya, aku yakin kalian akan merasakan kekentalan budaya dan kita seolah-olah masuk ke dalam legenda tersebut. Aku berani berkata seperti itu karena aku orang Sunda asli. Jadi betul, menurutku sebuah legenda, budaya, bahasa serta adat istiadat dari berbagai daerah Indonesia yang tersebar di seluruh nusantara memang patut kita jaga. Kenapa? Hei, tidak semua negara memiliki aneka ragam yang kaya seperti kita, bukan? Sudah sepatutnya kita menjaga, melestarikan, serta memperkenalkan betapa berharganya peninggalan sejarah yang kita punya.
Oh iya, jika kalian berkunjung ke daerah Ciamis, jangan lupa datang ke Karang Kamulyan ya!! Ditunggu 😊
Sekilas Kenangan
Langitku tumpah...
Basahi langkah demi langkah yang telah kususun susah
Tak peduli sang pemilik marah dengan wajah merona merah
Dia sentosa bentangkan kelabu tanda sedih akan terpecah belah.
Meleleh porak porandakan kekebalan awan hitam
Jatuhkan titik-titik air yang berkejaran membelah jalanan kelam
Upaya unjuk diri hingga tanahnya basah tanpa sepengetahuan
Tungkaiku bergerak kalahkan laju siput
Menarik magnet atensi dari orang-orang sekitar
Kubiarkan hunusan tajam melekat pada tepian trotoar
Singgahkan keingintahuan yang mendalam
Tiap lajuan air yang menghujam bangkitkan alufiru kekalutan
Menggenangi setiap celah aluran tajam
Mengirim berjuta anggapan pada orang-orang yang sibuk menghindar
Menyalahkan hujan sebagai jembatan menuju kesengsaraan
Padahal sebab dialah kita menunjang kehidupan
Pembawa kedamaian nyata walau riuhnya tak dapat dihindarkan
Hujan yang berteman kenangan
Hujan yang bergandeng kedamaian
Hujan yang mengaburkan pandangan
Selalu berhasil bangkitkan perasaan yang sudah lama terpendam
Mengusik pikiran dalam kekecewaan, kerinduan, penyesalan dan segala rasa bercampur tak keruan
Cempaka, October 6th, 2019
Basahi langkah demi langkah yang telah kususun susah
Tak peduli sang pemilik marah dengan wajah merona merah
Dia sentosa bentangkan kelabu tanda sedih akan terpecah belah.
Meleleh porak porandakan kekebalan awan hitam
Jatuhkan titik-titik air yang berkejaran membelah jalanan kelam
Upaya unjuk diri hingga tanahnya basah tanpa sepengetahuan
Tungkaiku bergerak kalahkan laju siput
Menarik magnet atensi dari orang-orang sekitar
Kubiarkan hunusan tajam melekat pada tepian trotoar
Singgahkan keingintahuan yang mendalam
Tiap lajuan air yang menghujam bangkitkan alufiru kekalutan
Menggenangi setiap celah aluran tajam
Mengirim berjuta anggapan pada orang-orang yang sibuk menghindar
Menyalahkan hujan sebagai jembatan menuju kesengsaraan
Padahal sebab dialah kita menunjang kehidupan
Pembawa kedamaian nyata walau riuhnya tak dapat dihindarkan
Hujan yang berteman kenangan
Hujan yang bergandeng kedamaian
Hujan yang mengaburkan pandangan
Selalu berhasil bangkitkan perasaan yang sudah lama terpendam
Mengusik pikiran dalam kekecewaan, kerinduan, penyesalan dan segala rasa bercampur tak keruan
Cempaka, October 6th, 2019
Kamis, 03 Oktober 2019
Penulis Fiksi yang Sukses Di(dunia)Wattpad
Inilah dia beberapa rentetan penulis wattpad yang sukses bikin baper para readers..
Siapa yang tidak tahu dengan aplikasi satu ini. Aplikasi penguat rasa yang diatur sedemikian rupa sebagai mediator bagi author untuk mencurahkan imajinya jadi sebuah karya nyata yang memiliki hak cipta.
Pembahasan kali ini ditujukan untuk karya terkenal dari berbagai genre fiction. Inilah dia 6 penulis Wattpad yang ceritanya sukses memikat jiwa, menyentuh segala rasa hingga kita ingin terus-menerus baca kelanjutan ceritanya. Banyak disuka anak remaja dan terlaris sepanjang masa.
Entah juga sih, tapi aku cuma mau membagi judul cerita yang aku suka aja.
1. Memori by Sirhayani
"Jika aku tidak ditakdirkan untukmu, lalu kenapa hatiku mengatakan bahwa akulah takdirmu?"
Ini bercerita tentang sepasang manusia yang berteman sejak kecil hingga saat SMA suatu kecelakaan tidak terduga menimpa mereka berdua dan mencipta kecanggungan luar biasa.
Note : Ini cerita pertama di Wattpad yang aku kenal bisa menguras emosi saat kita membacanya. Demi apapun cerita Memori ini mampu membawa aku ke posisi si cewek yang dengan sikap pendiamnya merelakan kehormatannya direbut teman kecilnya, hanya karena sebuah kesalahpahaman. Haduh pokoknya greget, gemeshh gimana gitu.. kalau kalian penasaran bisa langsung cuss baca aja.
2. Too far to hold by Fifi Alviani dipublish oleh Beliawritingmarathon
Alana
You just can help someone that he wants to be help. Trust me, semua orang yang membantunya bakal gagal. I can't believe even to myself, kenapa bisa jatuh cinta padanya?
Wingga
Those who were damaged weren't fixable. Bahkan ketika sudah diperbaiki tidak akan sama lagi. Coba saja pecahkan cermin, lalu kamu perbaiki. Yakin ketika kamu bercermin wajahmu tidak berbelah? Itu juga berlaku untuk hati. Sekali tersakiti, yakin kamu bisa jatuh cinta lagi?
Ibarat iklan beng-beng, Alana suka amakn beng-beng dingin dan Wingga suka makan beng-beng langsung. Satu di kutub utara, satu di hutan amazon. Alana bahkan merasa dia seperti anak kucing yang ingin mengobrol dengan jerapah. Bagaimana mungkin mereka bertemu, bahkan sampai Wingga mampu menceritakan rasa yang sudah dia pendam bertahun-tahun?
Note : Novel ini memiliki dua POV dari Alana seorang anak IPS yang terkenal dan Wingga anak olimpiade IPA yang menyimpan banyak rahasia. Itulah yang Alana suka, diam-diam gadis itu memotret Wingga dan menyimpannya di sosial media (Instagram). Kisah mereka sangat cocok buat orang yang berada di posisi sama, seperti aku yang memuja orang yang bahkan tidak mengenaliku. Bagusnya, cinta Wingga dan Alana berhasil dikenang. Sedangkan aku tidak.
3. Catatan Tentang Hujan dan Lukisan Tentang Langit by Dizappear
Senja itu kosong. Ia adalah bahasa dalam catatannya. Bibirnya adalah pena, luas hatinya adalah aksara. Hujan adalah perantaranya.
Fajar itu hangat. Ia adalah riuh dalam tenangnya samudera. Kalimatnya adalah mentari. Tatapannya adalah cerah langit siang. Ia lah sang catatan.
Untuk Fajar, Senja adalah misteri.
Untuk Fajar, Senja adalah gravitasi.
Namun, untuk Senja, Fajar adalah penyesalan.
Untuk kisah mereka, dalam biru pekatnya langit yang menaungi Fajar dan Senja.
Seperti kanvasku, kamu dingin dan datar. Seperti kanvasku, kamu kosong, tak ada noda, tak ada warna. Dan seperti pada kanvasku, aku mencoba memberi sentuhan di sana. Menorehkan biru juga jingga, serta merag menyala. Agar kau tahu, hidup tak hanya tentang putih saja.
Tapi tak seperti kanvasku yang diam dan menerima. Kamu membentengi dirimu dengan dinding kelam kenangan yang belum kamu lupakan.
Dan aku sadar, kamu adalah Langit, bukan kanvas milik Mega.
Note : Ini nih cerita yang sangat memikat jiwa. Pokoknya I can't describe my feeling about how sweet her story. Oh God, Author yang nama aslinya Anindya Frista itu sangat-sangat bisa mengatur kata sampai mataku meleleh karena baca ceritanya. Sumpah ini ngena banget buat orang yang suka fiksi dalam rangka berbeda. Intinya aku cintaaaaaa sama dua karya milik dia.
4. Sin dan Invalidite by Faradisme
Ametta Rinjani
Cewek paling cantik di sekolah. Suka dugem, sombong, tidak peduli pada apapun selain dirinya sendiri. Memiliki presikat playgirl dengan mantan hampir di mana-mana. Niatnya hanya satu, membuat semua cowok bertekuk lutut di bawah kakinya, kemudian menendangnya jauh-jauh.
Raga Angkasa
Cowok pendiam yang tidak pernah suka menjadi sorotan di sekolahnya. Lebih senang menyendiri di taman belakang jika teman-teman futsalnya sedang sibuk merokok di kantin. Ia hanya punya satu tujuan, menjauh dari cewek bermasalah manapun hingga lulus nanti.
Metta merasa menemukan mainan baru dalam penolakan Raga. Jika cowok itu menyebut dirinya adalah sumber masalah, maka dengan senang hati ia membuktikan seberapa besar yang bisa ia berikan.
Sedangkan bagi Raga, Metta adalah simbol dari kekacauan. Cuma dalam waktu satu hari, dunia serba tenang milik Raga hancur karena Metta mendatanginya di pinggir lapangan dan membungkam bibirnya di depan mata semua anak sekolah.
"God hates the sin, not the sinner."
Dewa Pradipta adalah 'dewa' dari segala keburukan. Sebut saja, berkelahi, mabuk-mabukan, dan mempermainkan wanita.
Berbekal nama terpandang dan kekayaan yang mengikutinya, ia menjadi penguasa atas semua orang di Kampus milik Keluarga Pradipta.
Tidak ada yang mampu mengendalikan Dewa, sampai di hari ia menabrak seorang wanita berpakaian kuno, Pelita Senja.
The bridge of perfection.
Sebuah ketidaksempurnaan yang mengejar cinta.
Note : Kalau yang ini best romance dari yang pernah aku baca. Faradisme sukses menuangkan adegan demi adegan yang bikin kita jadi baper beneran. Kalau bakwan ditambah saos sambal, mmm.. maknyos. Kalau Sin and Invalidite ditambah hot scene beuhh.. jos jolotos. Apalagi guys aku excited banget sama film Sin yang akan ditayangkan tanggal 10 Oktober 2019 nanti. Tinggal nunggu Invalidite rilis yang katanya mau difilmkan. Sukses terus Faradisme.
5. My Ice Girl and My Ice Boy by Pitsansi
"Gue jamin, lo enggak bakal nolak ketika gue nembak lo sekali lagi!" --Malik--
"Karena beku adalah cara gue bertahan."
"Kalo si Kutub Es natap lo lebih dari lima detik, cuma ada dua kemungkinan. Yang pertama, dia marah besar sama lo. Dan yang kedua, dia jatuh cinta sama lo."
Note : Kalau cerita yang dua ini sungguh menguras jiwa. Sumpah kalau kalian baca kedua cerita itu, pasti kalian gak bakal sabar mau cepet-cepet menyelesaikan bacaan, karena dua cerita itu mampu meracuni pikiran untuk tetap penasaran pada setiap part-part yang banyak mengandung teka-teki dan itu gak gampang tertebak. Rumit deh tapi seru kok.
6. My Pet Girlfriend by QueenNakey
Ganteng, jenius, berandalan, guru pun dilawan. Gio Reiner jadi murid pindahan paling badass di sekolahnya. Gio tidak sungkan memukul siapapun yang berani menentangnya.
Ada beberapa hal yang paling Gio benci di dunia.
Pertama, orang tua yang dulu pernah mengabaikannya.
Kedua, kakak kandungnya yang sudah meninggal dunia.
Ketiga, Glenn si ketua OSIS yang menjadi rival cintanya.
Keempat, guru-guru beserta semua mata pelajaran di sekolah.
Gio tidak pernah membiarkan siapapun mendekatinya, menyentuh luka basah di sudut hatinya. Sampai akhirnya dia bertemu dengan cewek bernama Diana Kiezi.
Diana itu cengeng, dia cewek lemah, gampang sakit, korban buli, juga munafik. Insiden taruhan konyol membuat Diana terpaksa jadi pacarnya dan sampai kelulusan akan menjadi hewan peliharaannya.
Tapi hanya Diana yang pertama mengauju keberadaannya. Diana orang yang bisa membuat Gio marah jika ada yang berani menyakitinya.
Note : Ini cerita luar biasa menyentuh pembaca. Gila!!! Aku baca sampai ketawa-ketawa terus bercucur air mata hingga tak terasa hari sudah malam aja. Mengalir pelan tapi menghanyutkan. Jujur, walau mungkin enggak terkenal macam karya-karya lainnya, QueenNakey bisa membawa aluran hati pembaca pada porsi yang telah ia suguhkan dan menurutku itu sangat berkesan.
Sekian ulasan para Author Wattpad yang aku tahu, jika kalian punya cerita lain atau Author kesayangan bisa langsung share di kolom komentar.
Langganan:
Postingan (Atom)
Ulasan Cerpen Cerita Remaja
ULASAN CERPEN Titik Buta karya Mgal Orientasi Cerpen yang berjudul Titik Buta ini adalah sebuah karya dari MGal dan berhasil tembus...
-
Deras air yang berlinang Memeras jua luka yang menganga Mengucurkan beribu turunan duka sengsara yang tiada akhirnya Mengapa jarak begit...
-
Assalammualaikum wr.wb Hello guys welcome again on my blogg:* So stay tuneeee yeah Kali ini aku dapat tantangan dari senior tempatku bel...
-
Dapatkan kulit wajah halus cerah alami hanya dengan masker buah rambutan yang biasa kita jumpa di pasaran. Selain dapat dimakan ternya...











